Search

12 Perjanjian Dagang Bakal Rampung pada 2019

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menyelesaikan 12 perjanjian perdagangan internasional pada 2019.

Tunisia dan Maroko dikabarkan akan masuk sebagai negara non-tradisional yang ikut dalam 12 perjanjian perdagangan kemendag pada 2019.

Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita mengatakan, beberapa negara non-tradisional yang ikut dalam perjanjian perdagangan itu memang belum besar secara dampak terhadap kegiatan ekspor Indonesia.

Kendati begitu, menurut dia hal ini dapat menjadi pembuka perdagangan untuk lebih luas lagi.

"Misalnya seperti Mozambik, Tunisia, dan Maroko PTA. Itu negara keci tapi jadi pintu masuk bagi negara-negara Afrika dan Eropa karena dia bisa nyebrang saja kesana," tutur dia di Gedung Kemendag, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Tak hanya itu, pemerintah juga melirik pasar ekspor di kawasan Asia, yaitu Korea Selatan pada 2019. Kata dia, pihaknya menargetkan kerja sama dagang dengan Korea Selatan dalam bentuk Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) untuk rampung pada 2019.

"Yang menarik adalah Korea. Jadi pada waktu di Singapora saya ketemu Mendag Korea. Dia tanya kenapa investasi Korea terkesan di nomor duakan? Saya jawab, kalau tidak mau nomor dua, kita kerja sama, buat bisnis forum, satu tahun selesai. Langsung saya lapor Presiden. Targetnya satu tahun selesai," imbuhnya.

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3867713/12-perjanjian-dagang-bakal-rampung-pada-2019

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "12 Perjanjian Dagang Bakal Rampung pada 2019"

Post a Comment

Powered by Blogger.