:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2208489/original/012837700_1525945338-20180510-Menteri-PUPR-Basuki-Bermain-Bulu-Tangkis-ANGGA-1.jpg)
Lebih lanjut, Basuki menyatakan, ada empat fokus yang akan dihimpun pihaknya pada 2019. Pertama, yakni kewajiban menjaga berbagai tugas khusus.
Selanjutnya, memberi prioritas semisal pada Proyek Strategis Nasional (PSN), proyek penanggulangan bencana alam, hingga pembangunan fasilitas publik seperti sekolah dan pasar. Ketiga yaitu mitigasi risiko, dan terakhir menghindari terjadinya proyek mangkrak.
Tak lupa, ia juga memberi catatan khusus agar pengerjaan sebuah proyek tidak tertunda. "Jadi 2019 semua harus pastikan (tak mangkrak), bukan harus selesai. Tapi kalau belum selesai bisa lanjut terus, kan multiyears. Tidak ditinggal mangkrak," tegasnya.
Selain itu, dia juga mewanti-wanti oknum pemerintah berikutnya terkait kelanjutan nasib proyek-proyek tersebut. Menurutnya, pemerintah yang telah berganti wajah pun nantinya tidak bisa mengabaikan proyek itu, sebab telah memiliki kontrak bersifat multiyears.
"Kalau pemerintah berani menghentikan kontrak itu, pasti dia bermasalah, karena mempunyai kekuatan hukum legal. Memutus kontrak kan tidak sembarangan. Kalau sekarang kontrak sampai selesai, pasti selesai," tuturnya.
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3684865/menteri-pupr-proyek-infrastruktur-tak-mangkrak-meski-ganti-pemerintahanBagikan Berita Ini
0 Response to "Menteri PUPR: Proyek Infrastruktur Tak Mangkrak Meski Ganti Pemerintahan"
Post a Comment