:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1680463/original/020533700_1502804304-20170815-Skytrain-HA4.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Penumpang bandara akan terus dimanjakan dengan konektivitas seputar bandara yang paripurna. Tak hanya kereta bandara yang targetnya sampai ke Soekarno-Hatta dalam 15 menit, dan nantinya Skytrain akan lewat tiap 5 menit dalam 2-3 tahun ke depan.
Saat ini, Skytrain per terminal masih tiap 15 menit. Pihak bandara masih menyempurnakan hal tersebut dengan pengujian jam terbang Skytrain driverless (tanpa awak).
Itu diungkapkan Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto. Ia berkata, tidak ada masalah dari segi sarana, dan yang perlu ditunggu adalah jam terbang pengoperasian sesuai hukum yang berlaku.
"Desainnya (Skytrain) driverless, tapi Undang-Undang kita untuk bisa mencapai driverless harus berapa jam terbang dulu? Paling tidak setahun baru pede untuk melepas driver," ujar Heru ketika berkunjung ke kantor Kapan Lagi Youniverse di Jakarta, pekan lalu.
Heru menyebut, proses jam terbang tersebut butuh waktu ribuan jam, dan harus dilakukan pengujian atas dasar alasan keamanan.
"Kalau sarana ini saya yakin tidak ada masalah. Ini butuh keterujian dengan jam operasi yang sekian ribu tadi. Kalau driverless bisa per 5 menit," tegasnya.
Ia memprediksi Skytrain tersebut dapat dinikmati hasilnya sekitar 2-3 tahun ke depan. Ini paralel dengan selesainya perlengkapan infrastruktur di stasiun Manggarai yang dapat mempercepat jalur tempuh KA bandara ke Soetta.
"Mungkin 2-3 tahun ke depan kita baru akan melihat ketika semua infrastruktur selesai, kita bisa lihat peningkatannya," jelas Heru.
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3694133/dalam-2-3-tahun-skytrain-soetta-diprediksi-lewat-per-5-menitBagikan Berita Ini
0 Response to "Dalam 2-3 Tahun, Skytrain Soetta Diprediksi Lewat per 5 Menit"
Post a Comment