:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2364665/original/046778700_1537541495-Jokowi-Ma_ruf-Amin-dan-Prabowo-Sandiaga-Uno5.jpg)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap siapapun yang memenangkan pemilu bisa menjaga kepercayaan masyarakat. Beberapa isu yang Menkeu sorot adalah tentang korupsi, tata kelola, dan transparansi.
"Kita tentu berharap sesudah pemilu, orang akan fokus kepada bagaimana pemerintahan yang terpililh nanti kemudian akan menjalankan program-programnya. Itu biasanya yang menimbulkan confidence," ujar Sri Mulyani usai mencoblos di TPS 77 di Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Sri Mulyani menyebut kebijakan dibutuhkan untuk mengatasi masalah struktural di Indonesia, termasuk isu produktivitas dan pendidikan dalam menyambut industri 4,0.
Isu seperti tata kelola, transparansi, dan korupsi, juga disorot Sri Mulyani agar menjaga kepercayaan dari masyarakat. Ini pun dinilainya bagus untuk bisnis dan investasi.
Policy memang akan menangangi masalah-masaaah struktural di di Indonesia, seperti masalah produktivitas, pendidikan Di masa industrial 4.0, Menkeu berharap bisa meng-adresss isu yang dikhawatirkan masyarakat seperti tata kelola, transparansi, korupsi. Menurutnya semuanya penting untuk menjaga confidence masyarakat serta dunia investasi dan bisnis.
"Ini juga bagus untuk investasi, karena dunia usaha, bisnis, itu mengharapkan suatu policy yang pertama dia respons terhadap fundamental di dalam negerinya, tetapi antisipatik terhadap fluktuasi globalnya. Ini kan selalu kombinasi antar keduanya," ujar Sri Mulyani.
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3944681/analis-asing-jokowi-unggul-di-quick-count-investor-semringahBagikan Berita Ini
0 Response to "Analis Asing: Jokowi Unggul di Quick Count, Investor Semringah"
Post a Comment