Search

PLN Dapat Pinjaman Rp 16,75 Triliun

Sebelumnya pada 20 Februari 2019 lalu, Menteri ESDM telah mengesahkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2019-2028.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik sepuluh tahun ke depan, PLN telah merencanakan pembangunan infrastruktur penyediaan tenaga listrik diantaranya total pembangkit tenaga listrik sebesar 56.395 MW, total jaringan transmisi sepanjang 57.293 kms, total gardu induk sebesar 124.341 MVA, total jaringan distribusi sepanjang 472.795 kms, dan total gardu distribusi sebesar 33.730 MVA.

Selain itu PLN juga terus mendorong pengembangan energi terbarukan dengan target penambahan pembangkit energi terbarukan sebesar 16.714 MW untuk mencapai target bauran EBT minimum 23 persen pada tahun 2025. Pemerintah juga terus mendorong penggunaan teknologi yang ramah lingkungan yaitu penerapan teknologi PLTU Clean Coal Technology (CCT).

Sementara itu, bauran gas dijaga sebesar minimum 22 pereen pada tahun 2025, guna mendukung integrasi pembangkit EBT yang bersifat intermittent (Variable Renewable Energy). PLN akan selalu berupaya melaksanakan tugas mulia yang diberikan oleh Pemerintah demi kemakmuran masyarakat Indonesia.

"Oleh karena itu, kami akan selalu membuka kerja sama dengan Lembaga Keuangan Bank maupun non-Bank untuk penyediaan dana pembangunan infrastruktur kelistrikan. Kerja sama yang berjalan dengan baik ini, akan semakin meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan investasi di Indonesia, dengan ketersediaan listrik yang semakin handal" tandasnya.

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3948401/pln-dapat-pinjaman-rp-1675-triliun

Bagikan Berita Ini

0 Response to "PLN Dapat Pinjaman Rp 16,75 Triliun"

Post a Comment

Powered by Blogger.