Search

Terkuak, Ini 5 Penyebab Bandara Kertajati Sepi Penumpang

Liputan6.com, Majalengka - Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, sedang mati suri. Hanya ada 1 rute yang beroperasi dari 11 yang tersedia. Target 2,7 juta penumpang per tahun 2019 pun jauh dari harapan.

Apa yang terjadi? Menurut Direktur Operasional dan Pengembangan PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Agus Sugeng Widodo, ada setidaknya 5 faktor yang menyebabkan bandara sepi.

"Penyebabnya saya kira cukup banyak. Yang pertama memang dengan naiknya harga tiket, lalu kemudian bagasi berbayar, terus kemudian adanya Tol Trans Jawa juga berpengaruh," ujar Agus kepada Liputan6.com pada Selasa (9/4/2019).

Faktor lain adalah saingan dari Bandara Husein Sastranegara. Masalah "persaingan" antara kedua bandara itu memang bukan kabar baru, sampai ada wacana untuk menutup bandara Husein demi mengalihkan penumpang ke Bandara Kertajati.

"Jadi persoalannya di situ, ketika orang masih ada pilihan ke Bandara Husein, maka mereka akan kembali ke Bandara Husein," jelas Agus.

Yang tak kalah penting bagi Agus adalah mindset masyarakat yang belum tertarik pada jalur udara. Kurangnya penumpang pun membuat target rute harian dan penumpang tahunan sulit dicapai, sebab banyak rute yang tutup sementara. Alhasil, okupansi hanya sekitar 20 persen.

Agus berharap masyarakat makin gencar mendayagunakan Bandara Kertajati, sebab anggaran pembangunan yang dikeluarkan sudah besar dan amat disayangkan jika bandara sepi.

Selain berharap sosialisasi terus digenjot, Agus berharap ada solusi fundamental dari pemerintah untuk meningkatkan popularitas Bandara Kertajati sebagai bandara kebanggaan Jawa Barat. "Harus ada kebijakan yang sifatnya fundamental," ucap Agus.

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3937348/terkuak-ini-5-penyebab-bandara-kertajati-sepi-penumpang

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Terkuak, Ini 5 Penyebab Bandara Kertajati Sepi Penumpang"

Post a Comment

Powered by Blogger.