:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2328213/original/030907600_1534149573-Uang-Dolar4.jpg)
Sebelumnya, pemerintah menyadari tahun depan masih banyak faktor yang menjadi tantangan dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.
"Baik dari faktor dinamika ekonomi negara maju, termasuk normalisasi kebijakan moneter di Amerika Serikat dan Eropa, serta perkembangan ekonomi Tiongkok," ujar Presiden Jokowi membacakan nota keuangan dan RAPBN 2019 di Gedung DPR, Kamis (16/8).
Dalam nota keuangan dan RAPBN 2019, pemerintah memprediksi nilai tukar rupiah masih berada di level Rp 14.000 per USD. "Nilai tukar Rupiah tahun 2019 diperkirakan berada di kisaran Rp14.400 per USD," jelasnya.
Menurut Presiden, tantangan pelemahan mata uang tidak hanya dialami Rupiah, tetapi juga oleh banyak mata uang negara lain. Dilihat secara year to date (ytd) Rupiah terdepresiasi atau melemah 7,04 persen atau lebih rendah dari India, Brazil, Afrika Selatan, dan Rusia. Sedangkan untuk aliran modal asing telah kembali masuk ke pasar keuangan domestik pada semua jenis aset.
Reporter: Yayu Agustini Rahayu
Sumber: Merdeka.com
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3621058/bi-prediksi-rupiah-di-kisaran-14400-per-dolar-as-pada-2019Bagikan Berita Ini
0 Response to "BI Prediksi Rupiah di Kisaran 14.400 per Dolar AS pada 2019"
Post a Comment