Search

Pembiayaan Proyek dari Utang RI Menurun Tahun Depan

Presiden Joko Widodo berjanji pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan dilaksanakan dengan akuntabel. Presiden turut berjanji akan mengelola utang secara lebih hati-hati.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi pada penyampaikan keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2019.

"Pengelolaan utang lebih berhati-hati untuk mengurangi risiko dan biaya, serta mengarahkan penggunaannya secara lebih produktif untuk program pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perlindungan sosial, serta pembangunan daerah," janji Jokowi.

Ia berkata, arah kebijakan APBN yang terkendali membuktikan bahwa pemerintah selalu mengelola fiskal dengan hati-hati dan bertanggung jawab, serta mengarahkan untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat yang berkeadilandan merata.

Untuk mengendalikan tambahan utang, pemerintahan Jokowi melakukan pengurangan pembiayaan anggaran dalam tahun 2019 sebesar 5,4 persen.

"Langkah pengendalian itu kosisten dengan yang dilakukan di tahun 2018, yang juga mengurangi pembiayaan sekitar 14,3 persen," kata Jokowi.

Presiden berharap dengan langkah-langkah bijak yang diambil, kualitas APBN akan menjadi lebih sehat.

"Dengan defisit APBN dan defisit keseimbangan primer yang makin kecil, dengan peningkatan pendapatan yang realistis, dengan belanja yang makin berkualitas dan tepat sasaran, serta pembiayaan yang prudent dan produktif, maka APBN diharapkan akan semakin sehat, adil, dan mandiri," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3621052/pembiayaan-proyek-dari-utang-ri-menurun-tahun-depan

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Pembiayaan Proyek dari Utang RI Menurun Tahun Depan"

Post a Comment

Powered by Blogger.