:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2521977/original/057460800_1544530765-20181211-Pabrik-Mercedes-Benz-Herman4.jpg)
Suasana pabrik mobil Mercedes Benz di Wanaherang, Gunung Putri, Bogor, Selasa (11/12). Mercededes-Benz C-Class generasi terbaru kini resmi masuk jalur produksi pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang, Bogor. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara, mengatakan bahwa konsep industri hijau juga mengedepankan penggunaan produk dalam negeri.
Karena itu, Ngakan mengatakan bahwa penerapan konsep industri hijau akan mendukung program TKDN yang telah dilancarkan oleh pemerintah.
"Tentunya pengurangan bahan baku yang berbahaya, bahan baku yang produksi dalam negeri dalam upaya kita meningkatkan TKDN. Sehingga bukan dia saja yang tumbuh tapi industri pendukung juga tumbuh," tandasnya.
Reporter: Wilfridus Setu Embu
Sumber: Merdeka.com
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Industri Hijau Mampu Hemat Energi sampai Rp 1,8 Triliun"
Post a Comment