Search

Kembali Menguat, Rupiah Sentuh 14.563 per Dolar AS

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tertekan usai libur Natal 2018. Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) atau kurs tengah Bank Indonesia (BI), Rabu 26 Desember 2018, rupiah melemah 122 poin atau 0,83 persen dari 14.480 per dolar AS pada Jumat 21 Desember 2018 menjadi 14.602 pada Rabu 26 Desember 2018.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah dibuka melemah 47 poin atau 0,32 persen ke posisi 14.599 per dolar AS dari penutupan 14.552 per dolar AS.

Hingga Rabu siang, rupiah masih berada di kisaran 14.599 per dolar AS. Sepanjang Rabu pekan ini, rupiah bergerak di posisi 14.569-14.609 per dolar AS. Dengan rupiah alami koreksi terhadap dolar AS, rupiah melemah 7,71 persen terhadap dolar AS.

Analis CSA Research, Reza Priyambada menuturkan, rupiah akan bergerak di kisaran 14.556-14.540 pada Rabu pekan ini.

"Laju rupiah secara tren masih berada di sekitar area middle Bollinger band tapi terlihat mulai menjauhi ke atas atau melemah," ujar Reza dalam ulasannya.

Ia menuturkan, penurunan ini dapat membuka peluang pelemahan kembali jika tidak ada sejumlah sentimen yang dapat direspons positif. Pergerakan dolar AS masih melemah dalam merespons sentimen internalnya diharapkan dapat menjadi pendorong rupiah terhadap dolar AS untuk tidak melemah lebih dalam.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS kembali melemah hari ini. Padahal, rupiah sempat menjadi raja diantara mata uang negara-negara Asia karena menguat paling signifikan.

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3857728/kembali-menguat-rupiah-sentuh-14563-per-dolar-as

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Kembali Menguat, Rupiah Sentuh 14.563 per Dolar AS"

Post a Comment

Powered by Blogger.