:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1490706/original/048373200_1485750525-Suku-Bunga11.jpg)
Sebelumnya, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja mengaku yakin jika perseroan mampu menumbuhkan kredit hingga 9 persen pada akhir 2018. Tercatat, pada kuartal I/2018, BCA mencapai pertumbuhan kredit sebesar 15,0 persen secara tahunan.
"Jadi, sementara kita tetap saja proyeksi, kita sampai akhir tahun sekitar year to date sampai Desember 2018 sekitar 9 persen. Namun, dengan catatan tahun lalu target kita 9 persen, tetapi pada akhirnya kita bisa mencapai hingga 12,5 persen," kata dia di Hotel Kempinski, Jakarta, Senin 23 April 2018.
Jahja mengungkapkan, keberhasilan pertumbuhan kinerja bisnis kredit pada kuartal I/2018 yang mencapai 15 persen cukup mengejutkan. Sebab, pada kuartal I tiap tahunnya, pertumbuhan kredit BCA selalu negatif.
"Apa yang terjadi di kuartal I ini, kita surprise. Bahwa year on year itu naik sampai 15 persen. Karena tertolong juga dari kuartal IV tahun lalu yang naik luar biasa dan ternyata kuartal I masih positif 0,5 persen, kecil, tetapi itu sangat tinggi. Biasa Q I itu negatif. Kalau melihat ini sampai akhir tahun kita optimis," paparnya.
Sebelumnya, Jahja merinci portofolio kredit terdiri atas kredit korporasi meningkat 17,6 persen menjadi Rp 179,4 triliun, sementara kredit komersial dan UKM naik 14,4 persen menjadi Rp 166,7 triliun.
Pada kuartal I 2018, permintaan kredit segmen bisnis lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Kredit konsumer tumbuh 12,0 persen menjadi Rp 123,9 triliun didukung oleh produk-produk kredit konsumer yang inovatif.
“Pada portofolio kredit konsumer, kredit pemilikan rumah naik 10,6 persen menjadi Rp 71,9 triliun dan kredit kendaraan bermotor meningkat 146 persen menjadi Rp 40,2 triliun,” ungkapnya.
Sementara, di periode yang sama, outstanding kartu kredit mencatat pertumbuhan sebesar 12,3 persen, menutup kuartal pertama dengan outstanding sebesar Rp11,8 triliun.
Jahja mengatakan, meningkatnya portofolia kredit BCA di Triwulan I 2018 ini cukup bagus. Kenaikan ini, menurutnya sejalan dengan upaya BCA dalam mendukung kebutuhan pembiayaan nasabah dan mempertahankan pertumbuhan dana yang solid.
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3526233/bca-terbitkan-obligasi-subordinasi-berkelanjutan-i-rp-500-miliarBagikan Berita Ini
0 Response to "BCA Terbitkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Rp 500 Miliar"
Post a Comment