:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1816738/original/059866900_1514635407-IMG_20171230_124820.jpg)
Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan 10 toko retail pertama di lingkungan pesantren pada Mei ini.
Hal tersebut sebagai salah satu wujud kerja sama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) dalam meningkatkan ekonomi umat melalui penguatan peran toko ritel di lingkungan pondok pesantren seluruh Indonesia.
"Kami pun segera melakukan pembicaraan antara HIPMI dengan APRINDO yang akan merealisasikan dan Insya Allah akan dilakukan peresmian pertama pada Mei. Kita sedang tunggu jadwal Presiden untuk bisa meresmikan 10 toko ritel di pesantren," ujar Enggartiasto di Kantor Kemendag, Jakarta, Senin (9/4/2018).
HIPMI beserta APRINDO nantinya akan bersama-sama memberikan pelatihan kepada toko ritel di lingkungan pesantren berupa pendidikan vokasi kepada santri sebelum terjun membuka toko ritel. Beberapa toko ritel modern yang akan disertakan dalam hal ini adalah Alfamart dan Indomaret.
"Ada hal lagi yang lebih penting, mengenai pendidikannya. Jadi, Alfamart memiliki sekolah, kemudian Indomaret juga memiliki. Hampir toko ritel modern sebelum mereka diterjunkan melakukan vocational training. Alfamart yang paling maju, ada sekolahnya," jelasnya.
"Buka toko saja mudah, tapi banyak sekali ilmu yang lain yang tidak diketahui oleh kita. Bagaimana lighting, penempatan barang, menggoda orang untuk belanja lagi. Banyak lagi cara seperti itu," tambahnya.
Enggartiasto menambahkan, toko ritel di lokasi pesantren nantinya tidak perlu membayarkan franchise fee kepada toko ritel modern. Sebab, hal ini telah memberikan untung kepada toko ritel modern melalui perluasan pasar.
"Mereka tidak membayar franchise fee baik ke Alfamart atau Indomaret. Bahkan mereka membantu bukan hanya sistem, tapi semua hal. Benefitnya, memperluas pasar. Sebab, jangan pernah kita mengambil satu langkah yang hanya memeras tapi tidak ada keberlangsungan," jelasnya.
Reporter : Anggun P. Situmorang
Sumber : Merdeka.com
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3499804/mendag-ungkap-sebab-pasar-tradisional-masih-kalah-saing-dengan-ritel-modernBagikan Berita Ini
0 Response to "Mendag Ungkap Sebab Pasar Tradisional Masih Kalah Saing dengan Ritel Modern"
Post a Comment