:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2231582/original/057014700_1527649193-PLN_Natuna_1.jpg)
Masyarakat perbatasan di Kalimantan sudah bisa menikmati aliran listrik yang disediakan pemerintah. Masyarakat perbatasan kini memanfaatkan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ada di sejumlah titik remote area.
"Setahun terakhir di sini sudah tidak lagi byar pet lagi semenjak ada fasilitas PLTS," kata tokoh masyarakat Nunukan Kalimantan Utara (Kaltara), Lumbis, pekan lalu.
Lumbis mengatakan, PLTS mampu memenuhi pasokan listrik masyarakat perbatasan secara mencukupi. Selain keperluan penerangan, menurutnya, masyarakat perbatasan pun kini memiliki sejumlah perlengkapan elektronik berdaya listrik besar.
"Seperti kulkas, kipas angin, dan televisi. Sebelumnya tidak mungkin bisa tanpa ada jaringan listrik yang stabil," ungkapnya.
PLTS ini mampu memenuhi kebutuhan sekitar seribu kepala keluarga yang berdomisili di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. Fasilitas PLTS ini ada di sejumlah remote area Nunukan diantaranya Sebuku, Sembakung, Lumbis, Ogong dan Krayan.
"Kalau sekitar 1 keluarga membutuhkan sekitar 6 ampere daya listrik, akan lumayan juga besarannya daya dibutuhkan bagi 1 ribu keluarga," ujar Lumbis.
Pembangkit listrik ramah lingkungan ini ditempatkan di lokasi yang jauh dari infrastruktur jaringan PLN. Kabupaten Nunukan terbagi dalam beberapa pulau besar dan kecil yang mayoritas di antaranya berpenghuni.
"Ada Pulau Nunukan, Sebatik dan yang bergabung dengan Pulau Kalimantan," tuturnya.
PLN Kalimantan Timur Utara (Kaltimra) baru saja meresmikan jaringan mengaliri warga perbatasan di Krayan Selatan Nunukan. Krayan Selatan sendiri merupakan area yang berbatasan langsung dengan Serawak Malaysia.
"Jaringan listrik sudah tersambung di Krayan Selatan," kata Direktur Bisnis Regional PLN Kalimantan, Machnizon.
PLN menandai peresmiannya dengan menyalakan kWh salah seorang warga Krayan. Peresmian ini dihadiri unsur pemerintah daerah setempat yakni Camat Krayan Selatan dan Ketua Adat Besar Krayan Selatan.
Listrik warga Krayan Selatan disuplai empat pembangkit berdaya diesel yang diletakkan untuk dua desa, yakni 2x63 kVa untuk desa Long Layu dan 2x32 kVa untuk desa Pa’ Upan. Kini, sebanyak 332 warga di sana telah menikmati listrik PLN.
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3971913/warga-desa-mandong-kalbar-kini-nikmati-pasokan-listrikBagikan Berita Ini
0 Response to "Warga Desa Mandong Kalbar Kini Nikmati Pasokan Listrik"
Post a Comment