:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/2081121/original/013243300_1523597102-bright_gas.jpg)
Sebelumnya, uji pasar elpiji 3 kg nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) menjadi salah satu upaya untuk mengurangi konsumsi Elpiji bersubsidi.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM), Djoko Siswanto mengatakan, masyarakat mampu yang saat ini menggunakan Elpiji bersubsidi bisa beralih dengan ada penyaluran Elpiji nonsubsidi. Dengan begitu, diharapkan bisa menekan konsumsi Elpiji bersubsidi.
"Kalau kita sediakan yang nonsubsidi 3 kg, dia bisa pakai itu," kata Djoko, di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018.
Djoko menuturkan, hal tersebut sesuai dengan rencana penyaluran subsidi Elpiji bersubsidi, yang tujuannya untuk membuat penggunaan Elpiji bersubsidi tepat sasaran.
"Sambil menunggu itu kita harus menahan laju konsumsi Elpiji 3 kg supaya subsidinya enggak bertambah. Pertamina mengajukan LPG 3 kg nonsubsidi," tutur Djoko.
Djoko melanjutkan, tahap awal uji pasar elpiji 3 kg nonsubsidi dilakukan di Jakarta dan Surabaya. Jika berhasil menekan konsumsi Elpiji bersubsidi maka uji pasar akan diperluas ke wilayah lain.
"Kalau ini sukses, wilayah lain yang ada demandnya sambil menunggu 2019. Kalau itu sukses, itu saja diteruskan," ujar dia.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Sidak elpiji yang digelar tim gabungan Dari Satpol Pp, Koperindag Dan Polres Pasangkayu Sulawesi Barat, menemukan ratusan tabung gas elpiji 3 kg ditimbun pemilik pangkalan di tengah tumpukan tabung kosong, rabu (23/5/2018).
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Pemerintah Tak Bedakan Mekanisme Penyaluran Elpiji 3 Kg Nonsubsidi"
Post a Comment