:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/2273522/original/062715600_1531121401-Direktur_BNI_Catur_Budi_Harto-ok.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) akan meningkatkan skala keekonomian petani di Garut, Jawa Barat.
Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI, Catur Budi Harto mengatakan, salah satu langkah dilakukan dengan menginisiasi sentra produksi pertanian serta mendorong inovasi produk pertanian.
Hal ini untuk mendorong agar petani tidak hanya menjual gabah saja, melainkan juga menghasilkan beras dengan kemasan dan menjadi merek daerah.
"Inovasi produk. Kita berusaha meningkatkan brand produk lokal. Ada brand 'Gunung Haruman' itu yang kualitasnya standar. Ada juga 'Raja Pisang' itu yang premium," ujar dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/7/2018).
Dia mengatakan, pihaknya tidak hanya membantu penyaluran modal bagi petani. BNI bekerja sama dengan BUMN yang terlibat dalam program kewirausahaan petani, juga membantu hingga proses pemasaran.
"Ada yang cukup menarik di Garut. Kita jual ke BUMN-BUMN yang ada di sekitar situ," ujar dia.
Dia mengakui, saat ini sentra produksi pertanian di Garut masih belum memiliki mesin Rice Milling Unit (RMU) yang modern.
"Untuk Garut Rice Milling Unit yang modern segera ada. Kita target 3 bulan yang (RMU) yang modern sudah ada," tegas dia.
Reporter: Wilfridus Setu Embu
Sumber: Merdeka.com
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3583260/strategi-perbankan-tingkatkan-kualitas-pertanian-lokalBagikan Berita Ini
0 Response to "Strategi Perbankan Tingkatkan Kualitas Pertanian Lokal"
Post a Comment