:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1609280/original/056437800_1496139479-20170530--IHSG-30-Mei-2017-Jakarta--Angga-Yuniar-05.jpg)
Seorang pria melintas di depan papan monitor di Mandiri Sekuritas, Jakarta, Selasa (30/5). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk pun wajib melakukan tender offer seiring perseroan menjadi pengendali baru saham GOLD.
Namun, kecuali untuk saham yang dimiliki oleh PT Amanda Cipta Persada, PT Mulia Sukses Mandiri, Scavino Ventures Ltd, PT Lancar Distrindo dan PT Sukses Prima Sakti secara bersama-sama selaku pemegang saham 125.715.100 atau mewakili sebesar 39,96 persen dari seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh GOLD yang telah menyatakan tidak akan menjual sahamnya kepada perseroan dalam penawaran tender wajib.
Tender offer itu dilakukan sesuai aturan POJK 9/2018 mengenai pengambilalihan perusahaan terbuka.
Pada perdagangan saham Selasa pekan ini, saham PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk melemah 2 persen ke posisi Rp 490 per saham. Total frekuensi perdagangan saham sebanyak tujuh kali dengan nilai transaksi Rp 10,1 juta.
Saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk merosot 1,56 persen ke posisi Rp 3.780 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 598 kali dengan nilai transaksi Rp 7,5 miliar.
Saksikan video pilihan di bawah ini:
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Tower Bersama Resmi Akuisisi 51 Persen Saham Visi Telekomunikasi"
Post a Comment