:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/2238508/original/081258200_1528173054-111.jpg)
Tak pelak, kesempatan mendapat THR atau bonus seharusnya adalah kesempatan untuk menabung, bayar utang, atau berinvestasi. Karena keperluan bulanan atau keperluan sehari-hari telah dipenuhi dari gaji bulanan.
Jadi alangkah baiknya jika dana THR ini digunakan sebaik mungkin dan bisa menjadi dana yang diandalkan dan tidak menguap habis begitu saja.
5. Investasi atau Bayar utang?
Umumnya sebagian besar gaji yang diterima setiap bulan sudah digunakan untuk pengeluaran rutin rumah tangga, biaya anak sekolah, atau cicilan rumah dan mobil.
Jika semua pengeluaran rutin sudah diselesaikan oleh gaji bulanan, sangat boleh jadi sebagian besar dana THR digunakan untuk apa saja. Tidak sedikit orang berpikir, kapan lagi mengeluarkan uang tanpa memikirkan biaya rutin.
Padahal, meski investasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan aset produktif keluarga, namun keuntungan investasi bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan lain atau menabung untuk masa depan.
Tapi, bagaimana jika THR tidak melulu dialokasikan untuk berinvestasi, tapi bisa juga untuk melunasi utang-utang yang ada?
Menurut Head of Investment di salah satu perusahaan Investment Management, Farash Farich, dengan membayar utang hingga lunas atau berkurang jumlah pokok utangnya dapat mengurangi pengeluran untuk membayar utang dan bunga di masa depan. Sehingga uang yang biasanya dipakai untuk membayar utang dan bunga tersebut dapat dialokasikan untuk menambah investasi di masa depan.
Menurut Farash yang juga pernah menjadi konsultan keuangan, bila sudah diputuskan THR untuk membayar utang dan ada beberapa jenis utang yang dimiliki, maka prioritas harus lebih ditekankan untuk membayar utang. Terutama, utang yang memiliki biaya paling tinggi (nilai penghematan terbesar).
Contoh, biaya utang yang tinggi biasanya adalah kartu kredit dan kredit tanpa agunan yang bisa mencapai 2 – 3 persen bulan atau ekuivalen dengan 24-36 persen tahun. Sedangkan bunga KPR atau KPM bisa berkisar 12 – 13 persen per tahun (bunga normal).
Ayo, berpikir sederhana dalam memanfaatkan dana THR yang setahun sekali singgah di rekening. Berinvestasi atau membayar utang adalah dua hal yang baik daripada harus menghamburkan uang ‘kaget’.
Sumber: wormtraders.com
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3557069/5-cara-bijak-maksimalkan-uang-thrBagikan Berita Ini
0 Response to "5 Cara Bijak Maksimalkan Uang THR"
Post a Comment