:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1706797/original/065616000_1505128597-Dirut-Garuda-Indonesia-Sambangi-KPK4.jpg)
Liputan6.com, Banten - Maskapai penerbangan pelat merah Garuda Indonesia berencana menggandeng personel TNI Angkatan Udara (AU) untuk menerbangkan pesawat komersil miliknya. Hal ini ditegaskan bukan karena ancaman mogok kerja dari para pilot dan pegawai emiten berkode GIAA itu.
Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury membantah jika kerja sama dengan TNI AU ini terkait dengan ancaman mogok kerja yang dilancarkan serikat pekerjanya beberapa waktu lalu.
"Tidak (karena mogok kerja). Memang kan kita setiap tahun berusaha untuk meningkatkan tingkat produksi di Garuda," ungkap Pahala ketika ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Senin (11/6/2018).
Mantan Direktur Keuangan PT Bank Mandiri Tbk ini mengatakan kerja sama Garuda dan TNI AU dilakukan semata-mata untuk meningkatkan jumlah ketersediaan penerbang Garuda Indonesia.
Hal ini, kata Pahala sejalan dengan terus meningkatnya pertumbuhan penerbangan Garuda yang berada di kisaran 11-12 persen setiap tahun.
"Ini upaya kita sebetulnya lebih diarahkan bagaimana kita meningkatkan produksi tersebut, khususnya pada periode-periode peak season, lebih khusus lagi tentunya bersamaan dengan adanya kebutuhan penerbangan haji," kata dia.
Pertumbuhan produksi yang terus naik, sementara proses mencetak pilot baru yang tidak singkat membuat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut memikirkan alternatif solusi, yakni dengan melibatkan TNI AU.
"Dan untuk bisa mencetak secara cepat butuh waktu yang cukup lama. Jadi, itu memang ada kebutuhan dari kita (Garuda Indonesia) untuk itu," tandasnya.
Reporter : Wilfridus Setu Embu
Sumber : Merdeka.com
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3557251/ingin-rekrut-pilot-dari-tni-au-bos-garuda-pastikan-tak-terkait-ancaman-mogokBagikan Berita Ini
0 Response to "Ingin Rekrut Pilot Dari TNI AU, Bos Garuda Pastikan Tak Terkait Ancaman Mogok"
Post a Comment